Keputusan Acha terjun menjadi sutradara sekaligus produser, sudah terpikirkan sejak sejak beberapa tahun silam. “Tahun lalu waktu lagi galau-galaunya apa yang saya ingin buat di industri, saya punya banyak mimpi,” selorohnya.
Judul proyek lain yang disiapkan Avarta Media untuk dieksekusi ada “Satine”, sebuah adaptasi dari novel karya Ika Natassa. Ika menulis novel ini selama dua tahun dan mengaku salah satu cerita paling personal.
“Mengangkat cerita urban, di mana mereka yang tinggal di kota besar. Ketika mereka pulang dan sendirian, ternyata mereka pribadi yang kesepian,” kata Ika memberi bocoran kisahnya.
Menjadi sutradara bukan hal baru buat Acha. Pada tahun 2014, Acha pernah jadi sutradara dalam film drama omnibus “Aku Cinta Kamu” bareng Piyu Padi, Fajar Nugros, dan Fajar Bustomi.
Sementara posisi produser eksekutif juga telah ia jalani dalam film “Badut Gendong” yang kini sedang tayang di bioskop. Sebelumnya ada “Suamiku Lukaku”, “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku”, dan “Suka Duka Tawa”. Semua film tersebut tayang tahun ini juga. (bat)


