- Siapa saja anggota tim
Tim PPH terdiri dari Juna (Arbani Yasiz) pemimpin ambisius dalam urusan mengejar viewers. Disusul dengan Bara (Elang El Gibran) dan Adit (Saputra Kori) sosok kreatif yang bikin syutingnya tambah seru dan menegangkan. Ditambah kakak beradik Soul Sisters, Arum (Diandra Agatha) dan Yuri (Lea Ciarachel) yang akan mewarnai gokilnya produksi konten ini.
- Proses Mantra Antar Budaya
Penulis skenario Lele Leila memberi sentuhan kearifan lokal yang berbeda dengan versi Koreanya. Bentuknya adalah cara memanggil entitas gaib yang ada di sana. Alih-alih memakai adat Korea, ternyata malah pakai boneka Jelangkung khas Indonesia. Mantranya pun diterjemahkan ke bahasa Korea: ‘uri yeogi isseoyo, wajuseyo’. Sebuah tindakan yang amat berisiko membangunkan penghuni asli Ruang 402.
- Dibantu Native Speaker
Selain WNI, ada juga warga Korea Selatan yang membantu mereka selama operasional. Dae Ho (Jang Hansol, konten kreator top Korea) paham bahasa dan budaya lokal, namun bisa berbahasa Indonesia karena besar di Indonesia. Sosoknya menjadi kunci dalam menguak misteri yang selama ini terkunci rapat di dalam RS Yong Won, terutama di Ruang 402.
- Mendadak Ikutan
Ternyata tim konten juga ada tambahan anggota dadakan, namanya Tyas (Aylena Fusil), mahasiswi Indonesia yang doyan konten Para Pencari Hantu. Trauma pada masa bocah membuat Tyas menjadi pribadi yang tak mudah percaya takhyul. Dengan bergabung dalam tim konten ia coba membuktikan bahwa hantu itu tidak ada. (bat)


