POJOKSINEMA – Fenomena cosplayer berkostum hantu di kawasan Jalan Asia Afrika, Bandung, menjadi inspirasi sineas Tubagus Deddy untuk membuat film layar lebar. Berjudul “Conjurig”, film drama tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Ide film ini berawal ketika Deddy bertemu sejumlah cosplayer di kawasan Alun-alun Bandung. Dari perbincangan tersebut, ia mengetahui bahwa cosplay bukan sekadar hobi, tetapi menjadi sumber penghasilan bagi sebagian pelakunya.
“Bermula dari ketemu pelaku cosplay di Alun-alun. Kita ngobrol, eh kaget juga. Ternyata menjadi cosplayer memang menjadi nafkah buat mereka,” tutur Deddy.
Menurut Deddy, jumlah cosplayer di kawasan tersebut kemudian semakin banyak hingga mengganggu lalu lintas di salah satu kawasan protokol Bandung. Kondisi itu akhirnya membuat mereka ditertibkan oleh petugas Satpol PP.
Fenomena itu lantas digabungkan Deddy dengan kehidupan para komuter Bandung yang bekerja di Jakarta. Ia membayangkan seorang pekerja yang lelah menjalani rutinitas di Jakarta, kemudian mengundurkan diri dan kembali ke Bandung.
“Capek kerja di Jakarta, akhirnya si karakter resign. Mau cari kerja di Bandung kan susah, end up-nya jadi cosplayer. Maka jadilah cerita ini,” ujarnya.
Judul “Conjurig” diambil dari nama komunitas cosplay kostum hantu lokal di Bandung, Comjurig. Nama tersebut merupakan gabungan kata community yang berarti komunitas dan jurig, bahasa Sunda yang berarti hantu.


