Tak ketinggalan, sejumlah komika dan pemain berbakat ikutan tampil seperti Neneng Wulandari, Boah Sartika, Musdalifah Basri, hingga Dea Panendra turut memperkuat film ini.
Dalam proses produksinya, Naya terlibat langsung dalam pemilihan pemain untuk memastikan suasana positif di lokasi syuting. Ia berharap energi kegembiraan selama proses berkarya dapat tersampaikan dengan baik kepada para penonton.
“Di awal kita syuting, kami sudah set bahwa kita harus senang-senang, kita harus enjoy. Bagaimana kesenangan dan kebahagiaan kita ketika berkarya itu bisa sampai ke penonton juga,” papar Naya.
Pemain utama Enzy Storia melihat ada kemiripan karakter Katia sang pemilik agensi rumah tangga ini dengan pengalaman hidupnya. Khususnya ketika harus berjuang mencari pekerjaan dan berusaha membantu keluarga.
“Jadi bukan hal yang enggak mungkin Enzy Storia melakukan menjadi penyalur pembantu jika memang itu dibutuhkan dan bisa menyejahterakan hidupnya,” papar Enzy. “Karena itu bukan pekerjaan yang memalukan, itu pekerjaan yang berharga juga dan berarti juga. Jadi pastinya relate banget sama Enzy Storia pun.” (bat)


