Home » Ketika Konflik Poso Bergema, “Tanah Runtuh” Kisahkan Balada Anak-anak yang Memilukan

Ketika Konflik Poso Bergema, “Tanah Runtuh” Kisahkan Balada Anak-anak yang Memilukan

POJOKSINEMA – Tak banyak kisah tragedi politik yang diangkat ke layar lebar. “Tanah Runtuh” menjadi salah satunya dan digarap oleh sutradara Rudi Soedjarwo bersama Denny Siregar Production. Filmnya tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026.

Skenario yang ditulis oleh Oka Aurora ini mengambil latar konflik dengan nuansa agama yang pernah terjadi di Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah sekitar 1998–2001. Namun produser Denny Siregar mengambil sudut pandang berbeda.

“Saya lihat masyarakat kita banyak tidak belajarnya dari peristiwa sebelum-sebelumnya,” tukas Denny dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Agustus 2026.

Menurutnya Indonesia memang sungguh kaya dengan peristiwa tragedi politik. “Ada Ambon, Poso, Sampit, tinggal kita ambil dari angle mana. Belum lagi ketika bicara tahun 1965…” lanjut Denny.

“Sehingga harus dihadirkan cerita yang bicara tentang kebaikan di tengah kekacauan yang terjadi,” ucapnya yakin.

Filmnya berkisah tentang dua bersaudara, Kai (Yoan) dan kakaknya, Ringgo (Ridho Khaliq), anak down syndrome. Keduanya terpisah dari ibu mereka (Sigi Wimala) lantaran muncul kerusuhan yang terjadi di desanya.