POJOKSINEMA – Sutradara Hanung Bramantyo sempat berencana membuat ulang film “G30S/PKI”. Proyek tersebut batal, tetapi gagasannya tidak berhenti.
Hanung kemudian mengembangkan ide tersebut menjadi film horor “Lobang Buaya”.
Berawal dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin ada orang membuat remake atas film Arifin C. Noer, “Pengkhianatan G30S/PKI” pada periode pertamanya 2017 silam. Hanung pun langsung bergerak dan melakukan riset.
“Kita udah riset apa segala macam, udah ada penyandang dana,” papar Hanung dalam konferensi pers di Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2026.
Namun di tengah jalan, proyek harus dihentikan. Hanung menilai situasinya belum kondusif untuk membuat remake atas film sejarah tersebut. “Ya, situasinya belum memungkinkan. Pokoknya jangan,” selorohnya ceplas-ceplos.
Tak lama usai pembatalan tersebut datang pandemi COVID 19. Saban hari Hanung mendengar suara sirine ambulans di dekat rumahnya. Tak urung suara-suara itu membuatnya gelisah.
“Di situasi COVID, teror itu nyata. Itu yang akhirnya kemudian membuat saya akhirnya melakukan revisi,” lanjutnya lagi.


