POJOKSINEMA – Negara boleh kabar baik, namun perfilman selalu ada kabar baik. Seperti halnya film “Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang” (My Own Last Supper) karya sineas Ismail Basbeth yang masuk dalam kompetisi utama (main competition) Shanghai International Film Festival (SIFF) tahun ini.
Proyek kerja bareng Matta Cinema Production dengan Ruang Basbeth Bercerita ini siap tampil di festival yang akan digelar 12-21 Juni 2026. Selain itu, film RBMT juga sekalian menghadirkan world premiere di festival ini.
Yang lebih menggembirakan film ini sukses tembus dalam tujuh kategori, masing-masing ada Best Feature, Best Director, Best Actor, Best Actres, Best Screenplay, Best Cinematographer, dan Best Outstanding Artistic.
“Pencapaian ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi kami, bisa mewakili Indonesia dalam ajang festival film kelas dunia seperti SIFF,” kata Nugroho Dewanto, CEO dan produser Matta Cinema Production (MCP).
Nugroho menambahkan bahwa filmnya menceritakan balada seorang pria tua Tionghoa yang mengalami trauma psikologi dan politik karena faktor identitas etnisnya.


